Analisa Usaha Tani: Anggrek Dendrobium
Tanaman Anggrek Dendrobium merupakan tanaman anggrek yang cukup baik untuk dikembangkan pada dataran rendah sampai menengah (0 – 600m dpl). Bibit anggrek Dendrobium bisa didapatkan dengan cara vegetatif melalui pemisahan bulb atau dengan kultur jaringan. Di Indonesia jenis anggrek Dendrobium ini sangat banyak diusahakan, karena disamping dapat tumbuh pada dataran rendah, juga pemeli-haraannya relatif tidak begitu sulit.
Dalam melakukan usaha tani anggrek Dendrobium dapat dilakukan dalam 4 tahapan berdasarkan pangsa pasar yang ada, yaitu tahap botol ke kompot, kompot ke seedling, tahap remaja dan tahap pembungaan. Pada bagian ini disajikan analisis usahatani tahap remaja dan tahap pembungaan.
1. Analisa Usaha Tani Anggrek Dendrobium tahap remaja (panen setiap 4 bulan)
Budidaya tanaman anggrek Dendrobium memerlukan biaya produksi yang cukup tinggi. Total biaya produksi dari tanaman Anggrek Dendrobium tahap remaja dengan luas serre 1.000m2 (kapasitas 25.000 batang) dengan masa panen 4 bulan adalah Rp. 122.349.667 tanpa menggunakan kredit dari Bank dan kalau diasumsikan bunga Bank 18%, maka total pengeluaran untuk ongkos produksi mwncapai Rp. 129.690.647. Biaya produksi terbesar digunakan untuk pengadaan bibit sebesar Rp. 87.500.000 (67,46%), untuk pegadaan pot Rp. 15.000.000 (11,56%), pembelian media tanam sebesar Rp. 12.500.000 (9,64%), Pupuk mencapai Rp. 2.048.000 (1,58%), tenaga kerja Rp. 1.200.000 (0,9%) dan untuk biaya tetap sebesar Rp. 3.141.667 (2,42%).
Dengan perkiraan tingkat kematian dan tanaman afkir lebih kurang 1% sampai saat tanaman anggrek Dendrobium siap panen pada umur 4 bulan, maka didapat produksi 24.750 batang anggrek, denngan nilai sebesar Rp. 247.500.000. Dengan demikian berdasarkan analisis masukan dan keluaran dalam usaha tani tanaman Anggrek Dendrobium tahap remaja dengan luas serre 1.000m2 (kapasitas 25.000 batang), diperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 112.859.353.
Analisis efisiensi produksi tanaman anggrek Dendrobium tahap remaja dengan perhitungan R/C ratio didapatkan nilai 1,9. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah biaya yang dikeluarkan, akan diperoleh keuntungan sebesar Rp. 1,9,-. Dengan analisis B/C ratio didapatkan bahwa keuntungan bersih diperoleh Rp. 0,9 per Rp. 1 yang dikeluarkan. Selengkapnya proyeksi biaya dan keuntungan usaha tani anggrek Dendrobium tahap remaja dapat dilihat pada tabel 13.
Proyeksi Biaya dan Keuntungan Usaha Tani Anggrek Dendrobium Tahap Remaja Dengan Luas Seree 1.000 m2 (Kapasitas 25.000 Tanaman).
No
Uraian
Volume
Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
I.
PENGELUARAN
A. Biaya Tetap (Serre House 1000 m2).
1. Serre (besi galvanis di las) lengkap umur pakai 10 tahun = 120 bulan/30 x panen = Rp. 45.000.000,-. Umur tanaman/panen 4 bulan --> 45.000.000/30 1000 m2 45.000 1.500.000
2.
Rak dari kayu Damar Laut, Umur pakai 10 tahun = Rp. 20.000.000 Umur panen 4 bulan (30 X panen). --> 20.000.000/30
666.667
3.
Jaring Net 65 %, Umur pakai 5 tahun = Rp. 5.500.000 Umur panen 4 bulan (15 X panen) -->5.500.000/15
270 m
18.000
366.667
4.
Pompa Air. Umur pakai 5 thn = Rp. 3.000.000,-. Umur panen 4 bulan (15 X panen) --> 3.000.00/15
200.000
5.
Pompa Sprayer
1 buah
175.000
175.000
6.
Selang Air. Umur pakai 5 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 4 bulan (15 X panen) --> 500.000/15
100 m
5.000
33.333
7.
Bak Pemupukan. Umur pakai 5 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 4 bulan (15 X panen) --> 500.000/15
33.333
8.
Sewa Lahan. Masa pakai 1 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 4 bulan (3 X panen) --> 500.000/3
166.667
Sub Total (A)
3.141.667
No
Uraian
Volume
Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
B. Biaya Tidak Tetap
1.
Bibit
25.000 btg
3.500
87.500.000
2.
Pot
25.000 bh
600
15.000.000
3.
Media
25.000
500
12.500.000
4.
Pupuk
32 kg
64.000
2.048.000
5.
Pestisida
16 ltr
35.000
560.000
6.
Tenaga Kerja 1 orang
4 bln
300.000
1.200.000
7.
Listrik
4 bln
100.000
400.000
Sub Totol (B)
119.208.000
Total Biaya (A + B)
122.349.667
C. Bunga Bank 18 % : 18 % X 122.349.667= 22.022.940,- . Umur panen 4 bulan (3 X panen/thn) --> 22.022.940/3
7.340.980
Total Biaya Seluruhnya (A+B+C)
129.690.647
II.
PEMASUKAN
1.
Penjualan (dari 25.000 batang sebanyak 1% mati= 24.750 batang)
24.750 btg
10.000
247.500.000
2.
Penyusutan 2 % X 247.500.000
4.950.000
3.
Pendapatan (1 – 2)
242.550.000
III
KEUNTUNGAN
(Rp. 242.550.000 – Rp. 129.690.647)
112.859.353
R/C Ratio
1,9
B/C Ratio
0,9
2. Analisis Usaha Tani Anggrek Dendrobium Tahap Pembungaan (panen setiap 3 bulan)
Total biaya produksi dari tanaman Anggrek Dendrobium tahap pembungaan dengan luas serre 1.000m2 (kapasitas 15.000 batang) dan masa panen setiap 3 bulan adalah Rp. 164.750.520 sudah termasuk bunga Bank sebesar 18%, sedangkan biaya produksi tanpa bunga Bank adalah sebesar Rp. 157.656000. Biaya produksi terbesar digunakan untuk pengadaan bibit sebesar Rp. 135.000.000 (81,94%), untuk pegadaan pot Rp. 9.000.000 (5,46%), pembelian media tanam sebesar Rp. 7.500.000 (4,55%), Pupuk sebesar Rp. 1.536.000 (0,93%), tenaga kerja sebesar - Rp. 1.500.000 (0,91%) dan untuk biaya tetap sebesar Rp. 2.400.000 (1,46%).
Produksi Anggrek Dendrobium yang dihasilkan 14.850 batang anggrek, dengan nilai penjualan sebesar Rp. 297.000.000. Perkiraan tingkat kematian dan tanaman afkir lebih kurang 1% sampai saat tanaman anggrek Dendrobium siap panen. Dengan demikian berdasarkan analisis masukan dan keluaran dalam usaha tani tanaman Anggrek Dendrobium tahap pembungaan dengan luas serre 1.000m2 (kapasitas 15.000 batang), diperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 126.309.480,-
Analisis efisiensi produksi tanaman anggrek Dendrobium tahap pembungaan dengan perhitungan R/C ratio didapatkan nilai 1,8. Hal ini berarti bahwa setiap rupiah biaya yang dikeluarkan, akan diperoleh keuntungan sebesar Rp. 1,8,-. Dengan analisis B/C ratio didapatkan bahwa keuntungan bersih diperoleh Rp. 0,8 per Rp. 1 yang dikeluarkan. Selengkapnya proyeksi biaya dan keuntungan usaha tani anggrek Dendrobium tahap pembungaan dapat dilihat pada tabel 14.
Proyeksi Biaya dan Keuntungan Usaha Tani Anggrek Dendrobium Tahap Pembungaan Dengan Luas Seree 1.000 m2 (Kapasitas 15.000 Tanaman).
No
Uraian
Volume
Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
I.
PENGELUARAN
A. Biaya Tetap (Serre House 1000 m2).
1.
Serre (besi galvanis di las) lengkap umur pakai 10 tahun = 120 bulan/ 40 X panen = Rp. 45.000.000,-. Umur tanaman/panen 3 bulan --> 45.000.000 /40
1000 m2
45.000
1.125.000
2.
Rak dari kayu Damar Laut, Umur pakai 10 thn = Rp. 20.000.000. Umur panen 3 bulan (40 X panen) ->20.000.000/40
500.000
3.
Jaring Net 65 %: Umur pakai 5 tahun = Rp. 5.500.000. Umur panen 3 bulan (20 X panen) --> 5.500.000/20
270 m
18.000
275.000
4.
Pompa Air : Umur pakai 5 thn = Rp. 3.000.000. Umur panen 3 bulan (20 X panen) --> 3.000.000/20
150.000
5.
Pompa Sprayer
1 buah
175.000
175.000
6.
Selang Air: Umur pakai 5 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 3 bulan (20 X panen) --> 500.000/20
100 m
5.000
25.000
7.
Bak Pemupukan: Umur pakai 5 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 3 bulan (20 X panen) --> 500.000/20
25.000
8.
Sewa Lahan: Masa pakai 1 thn = Rp. 500.000,-. Umur panen 3 bulan (4 X panen) --> 500.000 /4
125.000
Sub Total A
s
2.400.000
B. Biaya Tidak Tetap
1.
Bibit
15.000 btg
9.000
135.000.000
2.
Pot
15.000 bh
600
9.000.000
3.
Media
15.000
500
7.500.000
4.
Pupuk
24 kg
64.000
1.536.000
5.
Pestisida
12 ltr
35.000
420.000
6.
Tenaga Kerja 1 orang
3 bln
500.000
1.500.000
7.
Listrik
3 bln
100.000
300.000
Sub TotAl B
155.256.000
Total Biaya (A + B)
157.656000
C. Bunga Bank 18 %:
18 % X 157.656.000 = 28.378.080,-. Umur panen 3 bulan (4 X panen/thn) -->28.378.080/4
7.094.520
Total Biaya Seluruhnya (A+B+C)
a
164.750.520
II.
PEMASUKAN
1.
Penjualan : (dari 15.000 batang sebanyak 1% mati =14.850 batang)
14.850 batang
20.000
297.000.000
2.
Penyusutan 2 % X 297.000.000
5.940.000
3.
Pendapatan
291.060.000
III
KEUNTUNGAN
(Rp. 291.060.000 – Rp. 164.750.520)
126.309.480
R/C Ratio
1,8
B/C Ratio
0,8
-copyright © 2006 Dithias
Direktorat Budidaya Tanaman Hias - Direktorat Jenderal Hortikultura - Departemen Pertanian
Jl. AUP Pasar Minggu No. 3 - Pasar Minggu Jakarta 12520, Indonesia
Telp : (021) 7814545 / 78842941 Fax : (021) 7814545 / 78842941
Tidak ada komentar:
Posting Komentar